Di tengah hamparan alam Nanga Badau, Kapuas Hulu, sebuah cerita tentang kepedulian dan semangat kebersamaan terukir. Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, mengambil inisiatif penting untuk meningkatkan kualitas hidup para prajurit yang berjaga di garis depan.
Pos Semareh, titik vital dalam pengamanan wilayah perbatasan kedua negara, dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup serius. Angin kencang dan usia bangunan yang semakin rapuh telah meninggalkan bekas luka pada struktur pos. Kondisi ini tentu saja memengaruhi kenyamanan prajurit yang sehari-hari mempertaruhkan nyawa demi kedaulatan bangsa.
Bayangkan, setelah seharian berjaga, melangkah di medan yang tak mudah, lalu kembali ke pos yang tidak memberikan ketenangan. Itulah yang dirasakan para prajurit di Pos Semareh. Kayu-kayu penyangga yang mulai lapuk membuat bangunan tidak lagi kokoh, menghambat istirahat yang layak dan mengurangi semangat juang mereka.
Menyikapi kondisi ini, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto tidak tinggal diam. Ia segera memerintahkan seluruh jajaran untuk melaksanakan renovasi Pos Semareh. Fokus utama adalah mengganti kayu-kayu yang rusak dan memperbaiki bagian bangunan yang terdampak, demi mengembalikan fungsi pos secara optimal, baik sebagai tempat tinggal maupun pos pengamanan.
“Kondisi pos yang layak sangat berpengaruh terhadap kesehatan, semangat, dan kesiapan prajurit dalam melaksanakan tugas. Oleh karena itu, perbaikan pos ini menjadi prioritas agar prajurit dapat beristirahat dengan aman dan nyaman, ” ujar Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto. Pernyataan ini menunjukkan betapa pimpinan Satgas sangat memahami kebutuhan mendasar para prajuritnya.
Proses renovasi ini bukan sekadar perintah, melainkan wujud nyata dari semangat gotong royong yang mengakar kuat di kalangan prajurit TNI. Dengan memanfaatkan material yang tersedia dan tanpa mengganggu tugas pokok pengamanan perbatasan, para prajurit bahu-membahu memperbaiki 'rumah' mereka.
Dengan selesainya renovasi Pos Semareh, diharapkan para prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 3/AC dapat menjalankan tugas pengamanan perbatasan dengan penuh semangat dan profesionalisme yang lebih tinggi. Kenyamanan yang kini mereka rasakan di pos yang diperbaiki akan menjadi modal berharga dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah terdepan.

andhaka