Nanga Badau, Kalimantan Barat — Kapten Kav Slamet Wiyono Danki SSK I Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC turut menghadiri kegiatan Sosialisasi Keimigrasian dan Edukasi Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau bersama Bea Cukai Nanga Badau, bertempat di SMA Negeri 1 Badau.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya para pelajar di wilayah perbatasan, mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan keimigrasian serta bahaya dan modus operandi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Dalam kegiatan tersebut, pihak Imigrasi Kelas III TPI Putussibau menyampaikan materi terkait prosedur keimigrasian yang benar, pentingnya dokumen perjalanan resmi, serta konsekuensi hukum bagi pelanggaran keimigrasian. Sementara itu, Bea Cukai Nanga Badau memberikan pemahaman mengenai ketentuan barang bawaan lintas batas serta peran Bea Cukai dalam menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.
Kehadiran Satgas Pamtas Yonkav 3/AC merupakan wujud dukungan terhadap upaya preventif dalam melindungi masyarakat perbatasan, khususnya generasi muda, dari ancaman perdagangan orang dan berbagai tindak kejahatan lintas negara. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara TNI dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah perbatasan RI–Malaysia.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa-siswi SMA N 1 Badau dapat memahami pentingnya menjaga diri, tidak mudah tergiur dengan tawaran pekerjaan ilegal di luar negeri, serta mampu menjadi agen informasi di lingkungan sekitarnya terkait bahaya TPPO.
Satgas Pamtas Yonkav 3/AC akan terus berkomitmen mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah perbatasan.
🔆ANDHAKA CAKTI BERHASIL🔆
🇮🇩ANDHAKA UNTUK INDONESIA🇮🇩
⚙️TRI DAYA CAKTI⚙️

andhaka