SATGAS PAMTAS RI–MALAYSIA YONKAV 3/AC TERIMA PENYERAHAN SENJATA RAKITAN SECARA SUKARELA DARI MASYARAKAT

    SATGAS PAMTAS RI–MALAYSIA YONKAV 3/AC TERIMA PENYERAHAN SENJATA RAKITAN SECARA SUKARELA DARI MASYARAKAT

    Nanga Badau, Kalimantan Barat - Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC kembali berhasil menerima penyerahan senjata api rakitan secara sukarela dari masyarakat di wilayah perbatasan. Penyerahan tersebut berupa 1 (satu) pucuk senjata rakitan laras panjang jenis Bowman, 1 (satu) pucuk senjata rakitan laras pendek, serta 2 (dua) butir amunisi, yang diserahkan langsung kepada personel Satgas.

    Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak awal penugasan. 

    Melalui kegiatan komunikasi sosial dan pendekatan teritorial yang intensif, prajurit Satgas terus membangun kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI di wilayah perbatasan, khususnya di desa binaan Pos Perumbang.

    Penyerahan senjata secara sukarela ini mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Selain itu, hal tersebut juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Satgas dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, dan bebas dari peredaran senjata ilegal.

    Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonkav 3/AC akan terus berkomitmen melaksanakan tugas pengamanan perbatasan negara sekaligus membina masyarakat melalui pendekatan humanis, guna mewujudkan stabilitas keamanan serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah perbatasan.


    🔆ANDHAKA CAKTI BERHASIL🔆
    🇮🇩ANDHAKA UNTUK INDONESIA🇮🇩

    ⚙️TRI DAYA CAKTI⚙️

    #badau
    andhaka

    andhaka

    Artikel Sebelumnya

    SATGAS PAMTAS YONKAV 3/AC LAKSANAKAN RENOVASI...

    Artikel Berikutnya

    Gotong Royong Prajurit dan Warga Nanga Badau...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami