Di tengah kehangatan Nanga Badau, Kalimantan Barat, sebuah inisiatif penting tengah bergulir. Para prajurit dari Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonkav 3/AC tak hanya menjaga garis batas negara, namun juga merangkul generasi penerus bangsa. Mereka menggelar kegiatan pembinaan Saka Wira Kartika bagi siswa-siswi SMP Negeri 1 Ketungau Hulu, sebuah langkah strategis yang sarat makna.
Tujuan utama dari kegiatan ini sungguh mulia: menanamkan akar-akar kedisiplinan, mengobarkan api cinta tanah air, memupuk semangat kebangsaan, serta membekali wawasan kebelaan negara sejak usia dini. Bayangkan, di bangku sekolah, para siswa ini tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung dari para pelindung negeri.
Melalui ragam materi yang disajikan, para siswa diajak menyelami dunia kepramukaan yang penuh petualangan, menguasai dasar-dasar peraturan baris-berbaris (PBB) yang membentuk kekompakan, meresapi makna wawasan kebangsaan yang mempersatukan, serta mengenal lebih dekat peran dan tugas mulia Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dansatgas Pamtas Yonkav 3/AC, Letkol Kav Alfid Dwi Arisanto, S.Sos, menegaskan komitmen prajuritnya. “Kami berharap melalui kegiatan Saka Wira Kartika ini, para siswa dapat memiliki karakter yang disiplin, berjiwa nasionalis, serta memiliki semangat untuk berprestasi dan cinta terhadap bangsa dan negara, ” ujarnya.
Antusiasme terpancar jelas dari wajah-wajah para siswa SMP Negeri 1 Ketungau Hulu. Setiap sesi kegiatan diikuti dengan penuh semangat, dari diskusi yang hidup hingga latihan baris-berbaris yang tegas namun penuh keceriaan bersama para prajurit. Rasanya seperti melihat secercah harapan yang bersemi di tanah perbatasan.
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini, sebuah apresiasi yang tulus kepada Satgas Pamtas Yonkav 3/AC atas kontribusi positifnya dalam membentuk karakter para siswa. Diharapkan, sinergi seperti ini dapat terus terjalin, mencetak generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan senantiasa mencintai tanah air, khususnya di garis depan bangsa.

andhaka